Musim panas 2025 menjadi saksi bagaimana dunia kuliner Prancis kembali menghadirkan inovasi. Kali ini, sorotan tertuju pada Chef Dominique Crenn, perempuan Prancis pertama yang meraih tiga bintang Michelin, yang kini menghadirkan menu musiman di kapal mewah Les Bateaux Belmond. Kehadirannya tidak sekadar menyajikan makanan, melainkan menghadirkan pengalaman gastronomi lengkap di atas air, melintasi sungai dan kanal indah Prancis.

Sejak awal peluncurannya, Les Bateaux Belmond dikenal sebagai simbol kemewahan dan keanggunan dalam perjalanan sungai. Namun, kehadiran Crenn membuatnya naik kelas sebagai destinasi kuliner yang menggabungkan tradisi dan inovasi. Menu yang disajikan bukan hanya soal rasa, tetapi juga cerita—setiap hidangan mencerminkan terroir setempat, bahan segar musimannya, hingga filosofi hidup Crenn yang memandang masakan sebagai bentuk seni dan ekspresi budaya.

Inisiatif ini menandai sebuah era baru dalam dunia slow luxury travel. Bagi para wisatawan, berlayar di kapal mewah kini bukan hanya perjalanan visual menikmati lanskap pedesaan Prancis, tetapi juga petualangan rasa. Dengan sentuhan khas Chef Crenn, Les Bateaux Belmond menjelma sebagai laboratorium kuliner terapung yang menyatukan alam, budaya, dan keindahan gastronomi.

Kekuatan utama dari program kuliner Les Bateaux Belmond adalah kemampuannya menghadirkan cita rasa yang berakar pada lokasi dan musim. Kapal yang berlayar di wilayah utara Prancis, seperti Lilas dan Coquelicot, menyajikan menu yang menonjolkan hasil bumi dan hidangan tradisional daerah pegunungan serta pedalaman. Sup sayur segar, jamur morel, ayam rebus dengan daun bawang, hingga dessert khas Kugelhopf menjadi representasi rasa utara yang lembut dan hangat.

Sebaliknya, kapal yang berlayar di wilayah selatan seperti Pivoine, Alouette, dan Napoléon, menawarkan menu dengan sentuhan Mediterania. Sup pistou, ikan panggang utuh dengan bumbu segar, hingga ravioli khas Dauphiné menggambarkan karakter selatan yang cerah dan penuh energi. Perbedaan ini menjadi bukti bahwa Les Bateaux Belmond tidak hanya sekadar menyajikan makanan, tetapi juga membawa penumpangnya menjelajahi keragaman terroir Prancis melalui sajian yang autentik.

Chef Dominique Crenn menegaskan bahwa setiap menu adalah “postcard rasa”, sebuah pesan dari alam dan budaya setempat yang dituangkan ke dalam piring. Dengan demikian, penumpang tidak hanya merasakan kelezatan kuliner, tetapi juga memahami kisah di balik setiap sajian. Filosofi inilah yang menjadikan pengalaman berlayar dengan Les Bateaux Belmond unik dan tak terlupakan.

Filosofi Kuliner dan Keberlanjutan

Dominique Crenn membawa filosofi kuliner yang berpijak pada keberlanjutan. Baginya, memasak bukan hanya sekadar menyajikan makanan lezat, tetapi juga merayakan siklus alam dan menghormati bahan pangan. Semua menu di Les Bateaux Belmond dirancang berdasarkan bahan musiman yang diperoleh dari pasar lokal di sepanjang rute perjalanan.

Pendekatan ini memberi dampak ganda: menjaga kesegaran rasa sekaligus mendukung ekonomi komunitas lokal. Hal ini membuat Les Bateaux Belmond berbeda dari pengalaman kuliner mewah lain yang cenderung mengandalkan impor bahan. Dengan memanfaatkan produk lokal, Crenn memastikan setiap hidangan bukan hanya representasi seni kuliner, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Lebih jauh lagi, filosofi Crenn menghadirkan pengalaman kuliner yang puitis. Ia sering menggambarkan masakannya sebagai cerita cinta terhadap tanah kelahiran dan budaya Prancis. Setiap sajian mencerminkan harmoni antara tradisi dan inovasi, sebuah refleksi dari perjalanan hidupnya sebagai koki yang berjuang di panggung internasional. Filosofi inilah yang menjadikan Les Bateaux Belmond tidak sekadar kapal mewah, melainkan ruang untuk merayakan kehidupan melalui makanan.

Dengan kehadiran program ini, Les Bateaux Belmond kini menjadi magnet baru dalam pariwisata kuliner global. Wisatawan yang mencari pengalaman eksklusif tak hanya disuguhi pemandangan indah pedesaan dan sungai Prancis, tetapi juga paket lengkap berupa perjalanan rasa. Harga charter yang mencapai ribuan euro per minggu mencerminkan nilai eksklusivitas yang ditawarkan. Namun, bagi banyak wisatawan, pengalaman ini dianggap sepadan dengan kenangan berharga yang dibawa pulang.

Baca juga : Koki Wanita Prancis Buktikan Diri di Dunia Gastronomi

Dari perspektif pariwisata, langkah ini menguatkan posisi Prancis sebagai destinasi gastronomi dunia. Jika sebelumnya wisata kuliner identik dengan restoran bintang Michelin di darat, kini konsepnya meluas ke atas air. Les Bateaux Belmond membuktikan bahwa pengalaman kuliner bisa digabungkan dengan perjalanan, menciptakan model baru yang unik.

Ke depan, program ini diperkirakan akan terus berkembang. Ada peluang untuk menambahkan variasi menu berdasarkan festival lokal, musim khusus, atau kolaborasi dengan koki tamu dari berbagai negara. Dengan strategi ini, Les Bateaux Belmond tidak hanya akan mempertahankan daya tariknya, tetapi juga memperluas pengaruhnya sebagai pionir pariwisata kuliner mewah di dunia.